Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2024). “Sudah diatur dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang TKA,” jelasnya.
Perbedaan TKA dan UN terletak pada sifatnya yang tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan siswa.
Berbeda dengan UN yang menjadi salah satu syarat kelulusan, TKA tidak memiliki fungsi tersebut.
TKA lebih diarahkan sebagai asesmen kompetensi akademik siswa dan untuk memetakan capaian belajar.
Meski TKA tidak wajib, hasil dan sertifikat TKA tetap memiliki manfaat.
Siswa dapat menggunakannya sebagai salah satu dokumen pendukung saat mendaftar kuliah melalui jalur prestasi, sehingga menjadi nilai tambah.
TKA Kemendikdasmen sudah diatur secara resmi melalui Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025.
Dengan regulasi ini, sekolah memiliki acuan jelas terkait pelaksanaan TKA, mulai dari materi ujian, jadwal, hingga fungsi asesmen yang akan diterapkan.
Dengan hadirnya Tes Kemampuan Akademik, publik perlu memahami apa itu TKA dan perbedaan TKA dan UN.
Baca juga: Jadwal dan Materi Ujian Nasional TKA untuk SD, SMP, SMA
Sebagai asesmen nonwajib, TKA Kemendikdasmen difokuskan untuk memetakan kemampuan akademik siswa, bukan sebagai alat kelulusan.
Fungsi TKA di sekolah juga semakin penting karena sertifikatnya bisa digunakan untuk melanjutkan studi jalur prestasi.
Penting untuk diingat, TKA tidak wajib, namun manfaatnya bisa mendukung perjalanan pendidikan siswa.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Tegaskan Ujian Nasional Resmi Diganti Tes Kemampuan Akademik".