7 Fakta Penting tentang Tes Kemampuan Akademik, Pengganti Ujian Nasional

Senin, 21 Juli 2025 | 15:00 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2024). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA) Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2024).

KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti Ujian Nasional (UN) dengan Tes Kemampuan Akademik ( TKA).

Langkah ini tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, yang ditetapkan oleh Menteri Abdul Mu’ti.

Berikut 7 fakta penting yang perlu diketahui masyarakat tentang apa itu TKA.

Baca juga: Curi Kertas Ujian, Guru dan Orangtua Murid di Korea Selatan Ditangkap

1. TKA Resmi Gantikan UN

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Laksmi Dewi, menegaskan bahwa UN sudah tidak berlaku.

“Sebenarnya ujian nasional sudah tidak ada ya, yang ada ialah Tes Kemampuan Akademik yang akan dilaksanakan di bulan November itu,” ujar Laksmi pada Jumat (18/7/2025) di Jakarta Selatan.

2. Jadwal TKA SMA Sederajat 2025

Pelaksanaan TKA SMA/SMK tahun 2025 berlangsung dalam beberapa tahap:

  • Simulasi TKA: 6–12 Oktober 2025
  • Gladi bersih: 27–31 Oktober 2025
  • Pelaksanaan utama: 1–9 November 2025
  • Pelaksanaan susulan: 17–23 November 2025

3. Mata Pelajaran yang Diujikan Berbeda Tiap Jenjang

Fungsi TKA di sekolah disesuaikan dengan jenjangnya.

Untuk SMA, TKA mencakup matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta dua mata pelajaran pilihan yang relevan dengan rencana studi di perguruan tinggi.

Sementara di SD dan SMP, hanya ada matematika dan Bahasa Indonesia dengan model tes berbasis komputer.

4. Bukan Sekadar Pengganti UN

Meski banyak yang menyebut TKA sebagai pengganti UN, Laksmi menegaskan bahwa sifatnya berbeda.

“Sudah diatur dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang TKA,” jelasnya.

Perbedaan TKA dan UN terletak pada sifatnya yang tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan siswa.

5. Tidak Menentukan Kelulusan

Berbeda dengan UN yang menjadi salah satu syarat kelulusan, TKA tidak memiliki fungsi tersebut.

TKA lebih diarahkan sebagai asesmen kompetensi akademik siswa dan untuk memetakan capaian belajar.

6. Bisa Dipakai untuk Jalur Prestasi

Meski TKA tidak wajib, hasil dan sertifikat TKA tetap memiliki manfaat.

Siswa dapat menggunakannya sebagai salah satu dokumen pendukung saat mendaftar kuliah melalui jalur prestasi, sehingga menjadi nilai tambah.

7. Diatur Resmi oleh Permendikdasmen

TKA Kemendikdasmen sudah diatur secara resmi melalui Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025.

Dengan regulasi ini, sekolah memiliki acuan jelas terkait pelaksanaan TKA, mulai dari materi ujian, jadwal, hingga fungsi asesmen yang akan diterapkan.

Dengan hadirnya Tes Kemampuan Akademik, publik perlu memahami apa itu TKA dan perbedaan TKA dan UN.

Baca juga: Jadwal dan Materi Ujian Nasional TKA untuk SD, SMP, SMA

Sebagai asesmen nonwajib, TKA Kemendikdasmen difokuskan untuk memetakan kemampuan akademik siswa, bukan sebagai alat kelulusan.

Fungsi TKA di sekolah juga semakin penting karena sertifikatnya bisa digunakan untuk melanjutkan studi jalur prestasi.

Penting untuk diingat, TKA tidak wajib, namun manfaatnya bisa mendukung perjalanan pendidikan siswa.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Tegaskan Ujian Nasional Resmi Diganti Tes Kemampuan Akademik".

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.