Siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 2 Yogyakarta, Jetis, DI Yogyakarta, Senin (16/3/2020). Pelaksanaan UNBK di Yogyakarta tetap diselenggarakan di tengah pandemi COVID-19 dengan protokol pencegahan sebagai antisipasi penularan COVID-19.
KOMPAS.com - Ujian Nasional (UN) versi baru atau Tes Kemampuan Akademik (TKA) direncanakan untuk menjadi salah satu pertimbangan siswa untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, siswa yang ikut TKA nantinya bisa masuk PTN tanpa tes melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun depan.
"Tahun depan, setelah kami jajaki, TKA itu nanti akan menjadi bagian dari tes masuk perguruan tinggi," kata Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Baca juga: BCA Buka Pendaftaran Beasiswa 2026, Bisa Kuliah Gratis dan Ada Uang Saku
Lantas bagaimana mekanisme yang akan digunakan pada proses SNPMB jalur prestasi atau yang biasa disebut Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP)?
Mu'ti menjelaskan, siswa yang ikut jalur prestasi di SNPMB nantinya akan dinilai dari berbagai macam aspek.
Mulai dari hasil TKA, nilai rapor, dan prestasi lainnya yang memang bisa dipertimbangkan masuk PTN lewat jalur SNBP.
"Nanti pertimbangannya adalah hasil tes kemampuan akademik, kemudian rapor, kemudian prestasi. Nah sebagian mungkin ada yang sebagiannya akhir masih," ujarnya.
Oleh karena itu, Mu'ti berencana menghidupkan kembali penjurusan untuk mendukung pelaksanaan TKA yang rencananya dilakukan November 2025.
Sehingga kemungkinan penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa akan ada lagi tahun ini pula.
Baca juga: Jurusan IPA-IPS Ada Lagi, Ini Dampak Positif dan Negatif yang Bakal Muncul
Mu'ti menjelaskan, dalam TKA akan ada mata pelajaran wajib bagi siswa baik IPA, IPS, dan Bahasa ditambah mata pelajaran khusus jurusan.