ID-MAP: Revolusi Keselamatan Motor Baru di Indonesia

Senin, 31 Agustus 2026 | 07:22 WIB
Test ride Suzuki Satria Pro (KOMPAS.com/DIO DANANJAYA) Test ride Suzuki Satria Pro

BEKASI, KOMPAS.com - Indonesian Motorcycle Assessment Program ( ID-MAP) mulai dikembangkan sebagai program penilaian keselamatan sepeda motor yang dipasarkan di Indonesia.

Program yang berdiri pada Juni 2026 tersebut memiliki tujuan untuk menguji dan memberikan penilaian terhadap aspek keselamatan motor yang dijual di pasar Indonesia.

Konsep ID-MAP mengadopsi pendekatan New Car Assessment Program (NCAP) yang selama ini lebih dikenal melalui pengujian keselamatan mobil.

Baca juga: Selebrasi Marc Marquez, Dibonceng Motor buat Hampiri Fans di Tribun

Bedanya, ID-MAP secara khusus ditujukan untuk sepeda motor.

Test ride Vespa Sprint Tech 2026 yang kini mengusung mesin 180 cc.KOMPAS.com/ADITYO WISNU Test ride Vespa Sprint Tech 2026 yang kini mengusung mesin 180 cc.

Konsep serupa sebelumnya telah diterapkan di Malaysia melalui Malaysian Motorcycle Assessment Program (MyMAP) yang berdiri pada 2021.

Program tersebut kemudian berubah nama menjadi ASEAN Motorcycle Assessment Program (ASEAN MAP) dan menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan penilaian keselamatan sepeda motor di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Program IDRS, Adrianto Sugiarto Wiyono, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu barometer keselamatan motor apabila program tersebut dapat berjalan dengan baik.

Baca juga: Klasemen MotoGP Usai GP Aragon 2026, Jorge Martin Masih di Puncak

"Sesuai dengan alasan yang ada bahwa potensinya sangat baik, artinya jika program ini berjalan baik, apalagi manufaktur mendukung, tentu Indonesia akan jadi barometer keselamatan sepeda motor," kata Rian kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Rian mengatakan, alasan program ini penting sebab Indonesia memiliki populasi sepeda motor termasuk kecelakaan yang melibatkannya sangat tinggi.

Puluhan motor bisa dicoba di IIMS 2026, mulai dari Honda, Yamaha, Royal Enfield, hingga motor listrik di area test ride.ilhamkarim/kompas.com Puluhan motor bisa dicoba di IIMS 2026, mulai dari Honda, Yamaha, Royal Enfield, hingga motor listrik di area test ride.

"Tidak hanya mendukung RUNK tetapi juga menunjukkan bahwa manufaktur berusaha melindungi konsumennya dengan memberikan fasilitas keselamatan yang terbaik sesuai dengan UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen.

"Tidak ada kendala yang berarti selain kesadaran semua pihak bahwa dirinya adalah konsumen yang harus dilindungi ketika membeli suatu produk.

Fokus Sistem Pengereman

Dalam pengembangan protokol asesmennya, ID-MAP saat ini mulai memfokuskan perhatian pada aspek Crash Avoidance, khususnya sistem pengereman motor.

Baca juga: Hasil Klasemen Moto2 2026 Usai GP Aragon, Mario Aji di Papan Bawah

Crash Avoidance merupakan aspek keselamatan yang berkaitan dengan kemampuan kendaraan untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

ID-MAP akan mengacu pada UN Regulation 78 (UNR 78) sebagai standar pengujian pengereman internasional untuk sepeda motor.

Test ride motor listrik Alva N3KOMPAS.com/ADITYO WISNU Test ride motor listrik Alva N3

UNR 78 merupakan regulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara khusus mengatur persyaratan teknis sistem pengereman sepeda motor.

Dengan acuan ini ID-MAP dapat memperoleh gambaran mengenai sejauh mana sistem pengereman motor yang dipasarkan di Indonesia telah memenuhi standar keselamatan internasional.

Mengapa Penting?

Baca juga: Belajar dari Kecelakaan Toyota Agya, Jangan Biarkan Anak Mengemudi

Pengembangan NCAP untuk motor dinilai relevan bagi Indonesia karena motor menjadi salah satu moda transportasi yang sangat banyak digunakan masyarakat.

Berbeda dengan mobil yang memiliki struktur bodi sebagai pelindung, pengendara motor secara langsung terpapar ketika terjadi kecelakaan.

Karena itu, kemampuan sepeda motor untuk mencegah atau mengurangi risiko kecelakaan menjadi sangat penting.

Salah satu caranya adalah memastikan kendaraan memiliki sistem pengereman yang mampu bekerja secara efektif.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.